Perangkap Monyet

monkeytrap

Hari ini aku hampir aja telat makan sahur guys. Kalau sampai iya, habislah sudah. Di jamin bakal tidur banyak dibarengi ratapan yang menyedihkan…haha. Alarm hapeku udah hidup dan aku mendengarnya tapi aku mungkin masih ngantug banget karena tidur jam 11-an lalu terbangun jam setengah 2. Jadi ku kira orang rumah ada yang dengar dan ntar bangunin aku. Dan ternyata tidak :cry:. Tapi ya sudah lupakanlah. Setidaknya adalah sahur meski agak terburu (pas imsak baru mulai sahurnya,,ckck). O ya, kali ini ada cermot (cerita motivasi) buat kalian di hari senin ini. Cekidot !!!

Perangkap Monyet adalah sebuah perangkap yang digunakan oleh para pemburu untuk menangkap monyet hidup-hidup yang dilakukan oleh para pemburu di hutan-hutan (Afrika, Malaysia, Asia tenggara, India selatan dan Amerika selatan). Teknik ini digunakan dengan memanfaatkan kelemahan monyet-monyet itu pada nafsu dan keinginan monyet itu sendiri!

Sang pemburu monyet, akan menggunakan sebuah toples berleher panjang dan sempit, dan menanamnya di tanah. Toples kaca yang berat itu berisi kacang, ditambah dengan aroma yang kuat dari bahan-bahan yang disukai monyet-monyet Afrika. Mereka meletakkannya di sore hari, dan mengikat/menanam toples itu erat-erat ke dalam tanah. Keesokan harinya, mereka akan menemukan beberapa monyet yang terperangkap, dengan tangan yang terjulur, dalam setiap botol yang dijadikan jebakan.
Tentu, kita tahu mengapa ini terjadi. Monyet-monyet itu tak melepaskan tangannya sebelum mendapatkan kacang-kacang yang menjadi jebakan. Mereka tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples, lalu mengamati, menjulurkan tangan, dan terjebak. Monyet itu, tak akan dapat terlepas dari toples, sebelum ia melepaskan kacang yang di gengamnya. Selama ia tetap mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula ia terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat, sebab tertanam di tanah. Monyet tak akan dapat pergi kemana-mana.

pasti donk kalian mungkin tertawa dengan tingkah monyet itu. Bahkan bisa jadi tertawa terjungkal (lebay dah) saat melihat kebodohan monyet tersebut. Tapi, mungkin, sebenarnya kita sedang menertawakan diri kita sendiri. Betapa sering, kita mengengam setiap permasalahan yang kita miliki, layaknya monyet yang mengenggam kacang. Kita sering mendendam, tak mudah memberikan maaf, tak mudah melepaskan maaf, memendam setiap amarah dalam dada, seakan tak mau melepaskan selamanya.

Seringkali, kita, yang bodoh ini, membawa “toples-toples” itu kemana pun kita pergi. Dengan beban yang berat, kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa sadar, kita sebenarnya sedang terperangkap dengan persoalan pribadi yang kita alami.

Sahabat, bukankah lebih mudah jika kita melepaskan setiap masalah yang lalu, dan menatap hari esok dengan lebih cerah? Bukankah lebih menyenangkan, untuk memberikan maaf bagi setiap orang yang pernah berbuat salah kepada kita? Karena, kita pun bisa jadi juga bisa berbuat kesalahan yang sama. Bukankah lebih terasa nyaman, saat kita membagikan setiap masalah kepada orang lain, kepada sahabat, agar di cari penyelesaiannya, daripada terus dipendam? Betul tidak !!! :)

Coba dibaca untaian kata indah dibawah ini dan semoga kalian semakin sadar :

Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan.
Oleh diri sendiri pula seseorang menjadi suci.
Suci atau tidak suci itu tergantung pada diri sendiri.
Tak seorang pun dapat membuat orang lain suci..

Diri sendiri sesungguhnya adalah pelindung bagi diri sendiri,
karena siapa pula yang dapat menjadi pelindung bagi dirinya?
Setelah dapat mengenali dirinya sendiri dengan baik,
ia akan memperoleh perlindungan yang sungguh amat sukar dicari.

Wahai orang baik, ketahuilah bahwa sesungguhnya tak mudah mengendalikan hal-hal yang jahat. Tetapi jgn biarkan keserakahan dan kejahatan menyeretmu ke dalam penderitaan yang tak berkesudahan

Semoga Bermanfaat :)

Sumber :
http://wirajhana-eka.blogspot.com
www.resensi.net

Berita Terpanas :

About these ads

Tentang Fauzan Anamas

Berbagi mengenai hal-hal menarik lewat tulisan sudah menjadi hobi saya. Kalian senang dengan apa yang saya share disini, saya turut senang. Semoga Blog FM bisa terus update dan share hal-hal menarik dan berguna bagi kalian.. Amiin :)

Posted on 22 Agustus 2011, in Motivasi and tagged , , , . Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. Pagi-pagi dapet siraman rohani. Thanxs sudah mengingatkan bro.

  2. bagus sekali! mari membebas ke depan!

  3. Benar tuh, maka kita jangan suka mendendam dan mari kita saling memaafkan.

  4. Right !!! :)

  5. keren masbro cermotnya..
    kalau saya sih, hampir sebulan ini ga bisa tidur sampe sahur..jadi ga bakalan telat sahurnya..wkwkwkwk

  6. haha…siplah

Silahkan Komen Gan !!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.455 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: