Tegar dari Subang || Pengamen Cilik Bersuara Emas
Beberapa hari yang lalu, gue nonton acara perayaan ultah Cherrybelle di TV (gak sengaja nonton ya) dan disitu ada penyanyi cilik yang turut memeriahkan dengan bernyanyi bersama Cherrybelle. Penyanyi cilik ini juga pernah menjadi bernyanyi duet dengan salah satu finalis IMB 3 yang uda tereliminasi. Gue semakin penasaran siapakah gerangan penyanyi cilik itu yang suaranya enak banget didengar.
Gue pun browsing tentang hal itu dan akhirnya gue tahu bahwa penyanyi cilik itu bernama Tegar. Kali ini gue mau share ulang tentang siapa itu tegar dan artikel yang bakal gue share ulang ini adalah bersumber dari postingan mbak Shanty. Gue edit beberapa bagian dan semoga bermanfaat bagi yang belum tahu. Bagi yang udah tahu siapa itu Tegar, wess nyimak aja yo
.
Tegar hanyalah pengamen cilik yang hidup serba kekurangan. Keluarganya yang seharusnya mendukung semua cita-cita Tegar, terhalang kondisi ekonomi yang cenderung pas-pasan. Seusai mengamen, Tegar berlabuh pada sebuah rumah petak berukuran sekitar 4×6 meter. Di rumah itu, Tegar hidup bersama kedua orang tua dan tiga orang adiknya yang masih kecil-kecil. Ibunya adalah seorang pengamen di kereta api di kawasan Stasiun Pegaden, sedangkan bapak tirinya hanyalah seorang buruh lepas. Hidup dengan serba keterbatasan, Tegar tetap komitmen dalam menyanyi dan menari. Semua dia pelajari secara otodidak. ”Saya sudah belajar menyanyi dari usia empat tahun,”kata Tegar yang mulai menjadi pengamen pada usia tujuh tahun itu.
Tegar tidak tahu seperti apa tangga nada, atau bahkan notasi yang biasa dia nyanyikan. Tapi, insting seni dalam menyanyi dan bermain musik membuat dia mampu bernyanyi. Menurut Tegar, bakatnya dalam menyanyi bisa jadi diturunkan dari sang ibu yang tak lain mantan sinden pada zamannya dulu. ”Ibu saya dulu seorang sinden. Mungkin bakat itu turun dari ibu saya,” ucapnya. Meski begitu,Tegar mengaku sangat jarang diajari menyanyi oleh ibunya.Tapi bagi dia, warisan seni yang tertanam dalam diri sangatlah cukup untuk bekal kelak. Buktinya pada usianya yang belum mencapai 11 tahun,Tegar telah menciptakan beberapa lagu.
Penampilannya yang divideokan dan di-upload di Youtube dengan judul “Pengamen Cilik Kota Subang – Kreatif dan Merdu” telah disaksikan oleh 3,784,558 viewer tepat saat gue membuat postingan atau artikel tentang ini. WoW!!!
Alfas Hermansyah, lelaki yang pertama kali mengikutkan Tegar pada kompetisi XL, optimistis atas masa depan bocah cilik ini. Suaranya yang merdu dan kemampuannya membuat lagu menjadi modal penting bagi dia meniti masa depan. ”Hidup di jalanan dari usia tujuh sampai 11 tahun cukup membuat dia memiliki mental kuat,” ungkap dia. Saat ini, Alfas sedang berusaha membuat album kompilasi yang berisi lagulagu ciptaan Tegar dan lagu publik tanpa hak paten. Album tersebut akan dikomersialkan untuk keperluan pendidikan Tegar dan menopang ekonomi keluarganya. ”Bagaimana pun dia harus merasakan bangku pendidikan. Syukur- syukur hasil penjualan album itu bisa membantu ekonomi keluarganya,” ujar Alfas. Berikut video Tegar yang pertama kali diupload di Youtube:
Benar-benar luar biasa anak ini. Umur yang masih muda banget uda bisa mencari nafkah sendiri. Kita belum tentu bisa seperti itu dalam kondisi yang sama. Saluut deh buat Tegar. Kita doakan semoga Tegar bisa mengenyam pendidikan karena pendidikan merupakan hal yang penting sekali dalam hidup. Nah, bagi yang mau lagu Tegar versi Mp3-nya silahkan didownload di bawah.
Tegar – Aku yang Dulu Bukanlah yang Sekarang Mp3 (3,26 MB)
Quote Today:
“Keberhasilan dengan cara yang mudah dan instan mungkin menyenangkan, tetapi keberhasilan atas sesuatu yang kita perjuangkan akan terasa lebih INDAH.”
Berita Terbaru:
Posted on 3 Maret 2013, in Tahukah Kamu ? and tagged Cherrybelle, Lagu Tegar, Pengamen Cilik, Tegar Mp3, Tegar Subang. Bookmark the permalink. 4 Komentar.
izin share mas…
oke mbak… sumber jgn lpa ya
Ckckck,menakjudkan..
mangstab