Rejeki Memang Gak Pernah Bisa Ketebak


uang-pisah1-744325

Halo halo…… Apa kabar guys? Gimana puasanya? Lancar2? Ato Terhalang? Moga tetap on the way yah…. Karena bulan ini adalah bulannya pahala yang berlimpah ruah… Rugi banget deh kalau memang masih bisa puasa tanpa sakit apapun ato mengalami “M” (Ladies Only) tapi tak puasa….. Nyesel chuy… Kalau gak nyesel skrg pun nyesel di hari kemudian. Nah loh, serem gak tuh….. Hehe…… Jadi ceramah gue nie (mumpung bulan puasa). Tapi tetap kalian renungkan hal tadi… siiip…..

Menurut kalian, kali ini aku bakal posting tentang apa? Software ato aplikasi? Ga bakal. 🙂 Uda jelas kalee ya… (trus knp ditanya lagi)….Aku ngetes aja chuy mungkin semenjak puasa ini penyakit pikun kalian semakin akut…haha :p. Sekarang aku mau berbagi pengalaman ato lebih tepatnya cerita yang baru-baru ini ku alami. Begini ceritanya (dengerin ya :)). Suatu hari di suatu tempat (jyaah), aku meng-add seseorang di Facebook tapi bukan cewek loh namanya Deny. Aku sih biasa sering meng-add orang apalagi yang gak pernah kenal sebelumnya. Wajar aja, coz aku seneng menjalin hubungan persahabatn tak hanya dari satu lingkungan tapi dengan lingkungan yang lainnya juga. Makanya adanya FB ini sangat membantu aku dalam hal tersebut.

Setelah dalam jangka waktu tertentu (kira-kira 1 tahun lebih) baik aku ataupun dia menjalin hubungan pertemanan baik di FB salah satu contohnya aku sering komen/like di statusnya, message meski terkadang dia melakukan hal sebaliknya kepada aku :(… Hehe….. Berjalannya waktu (emang bisa???), tepatnya saat dia menginjak kelas 3 SMA dia pindah sekolah dari Bandung ke Pontianak (kotaku). Dia pun meminta no hapeku dan dia blang kepindahannya tersebut. Dan banyak lagi yang dia sampaikan… :). Hingga seminggu pertama dia sekolah, dia punya PR MTK dan dia minta aku bantu dia membimbing sambil mengerjakan PR tsb. Akhirnya, dia pun menyuruhku ke rumah kontrakannya yang begitu jauh dari rumahku. Tapi aku ikhlas mau membantunya. Karena aku tidak tau pasti alamat rumahnya, aku suruh dia tungguin aku di suatu tempat.

Dan saat pertama kalinya bertemu, mukanya agak terheran ato mungkin lebih tepatnya takjub dan kagum kaliii dengan manisnya wajahku (jyaaah). Tapi ntahlah, ga penting lah tuh. Nah, sesampai di rumahnya, lumayan rame pula orang di dalamnya. Tapi aku bawa santai jak :). Di sela-sela aku membimbingnya, ada tawaran privat tuk adek sepupunya kelas 6 SD. Memang sih sebelumnya uda di kasi tau ama si Deny tapi karena masih asing jadinya aku tampung dulu. Akhirnya setelah tahap tawar menawar yang tak kalah dengan tawar menawar di pasar, aku pun sepakat privat anak tersebut. Alamdulillah, rejeki datang juga di waktu senggang ku ini yang lagi liburan panjang. Memang ya, rejeki emang ga pernah bisa ketebak…. Ini ceritaku, apa ceritamu ? hehe 🙂

Recent Posts :

Iklan

8 thoughts on “Rejeki Memang Gak Pernah Bisa Ketebak

Berikan komentarnya !!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s