Bahan-bahan Kaos yang Perlu Kalian Ketahui


bahan-kaos

Kaos merupakan pakaian yang populer digunakan oleh orang pada umumnya, khususnya para remaja. Tapi gue yakin tidak semuanya tahu bahan apa yang digunakan pada kaosnya. Kalau tahu pun, pasti tidak semuanya bisa menjelaskan kualitas dari bahan tersebut. Nah, oleh sebab itu, gue mau share mengenai bahan-bahan kaos yang biasa digunakan di pasaran dan disertai penjelasannya biar kalian atau pun gue sama-sama ngerti…hehe

Berikut beberapa bahan-bahan kaos yang biasa digunakan dalam produksinya yang gue dapat dari beberapa sumber:

1. Cotton (Katun)

Bahan kaos yang paling populer. Terbuat dari serat kapas. Sifat bahan tidak panas dan mampu menyerap keringat sehingga banyak disukai untuk bahan kaos. Cotton sendiri terdiri dari dua jenis.

–  Cotton Carded

Bahan Cotton yang terbuat dari serat benang biasa (kurang halus) sehingga jika dilihat lebih dekat hasil rajutan dan penampilan bahan menjadi kurang merata. Kalau  bahan ini kualitas No. 2, nama lainnya bisa juga semi combed

  • Serat benang kurang halus dibandingkan combed.
  • Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata dibandingkan combed.

–  Cotton Combed

Bahan Cotton yang terbuat dari serat yang lebih halus jadi hasil rajutan dan penampilan bahan menjadi lebih merata.  Ini bahan yang paling bagus, No. 1, biasa di pakai oleh merek kaos international SPYDERBILT, NO FEAR, BILLABONG, GIORDANO, ESPRIT, dan merek-merk lokal seperti JOGER, C59, IEBE, DAGADU. Bahan katun 20’s & 30’s ini sangat umum dipakai para pelaku DISTRO CLOTHING.

  • Serat benang lebih halus.
  • Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata.

2. Polyester (PE)

Bahan ini terbuat dari serat sintetis/buatan dari hasil olahan minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena itu jenis kaos berbahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas jika dipakai. Bahan ini tidak begitu populer digunakan. 

3. TC (Teteron Cotton)

Bahan ini terbuat dari campuran Cotton Combed 35 % dan Polyester ( Teteron ) 65%. Dibanding bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali. Harganya yang lebih murah dibanding bahan Cotton juga membuatnya banyak diminati. 

4. Hyget

Jenis bahan yang terbuat dari plastik dan lebih tipis dibandingkan PE. Bahan ini harganya sangat murah sehingga banyak dijadikan sebagai kaos kampanye partai politik. Tapi ada juga bahan Hyget yang lebih bagus atau yang lebih populer disebut HS (Hyget Super). Biasanya bahan ini digunakan sebagai bahan kaos bola. Sebagai catatan, untuk kaos bola memang sebaiknya dipilih bahan yang tidak menyerap keringat. Karena jika bahan tersebut menyerap keringat akan lebih berat dipakai ketika sedang berkeringat dan juga sulit keringnya sehingga akan tetap basah oleh keringat. Karena keringat ini bisa menjadi sarang bakteri/jamur, kulit kita juga akan mudah terserang penyakit kulit.

5. Dry Fit

Ada juga yang menyebutnya Serena. Bahan yang disebut sebagian orang paling cocok untuk bahan kaos bola. Bahan ini tipis tapi cukup kuat. Selain itu bahan ini tidak panas dan mampu mengalirkan keringat dengan baik sehingga mudah kering ketika sedang berkeringat.

6. Paragon

Bahan untuk kaos olahraga. Secara tampilan terlihat bagus, namun bahan ini lebih berat jika dibandingkan dry fit dan kurang cepat mengering. Bahan ini lebih cocok dipakai untuk kaos basket jika dibandingkan kaos bola karena desain kaos basket yang tidak berlengan akan menutupi kekurangan bahan ini yang kurang cepat kering.

7. Lacoste

Lacoste adalah sebutan populer untuk bahan berkerah (polo shirt). Lacoste sebenarnya bukanlah jenis bahan kaos tetapi merek kaos yang banyak menggunakan bahan ini. Nama bahan yang sebenarnya adalah Cotton Pique (CP). Bahan ini memiliki ciri pori-pori kain yang bercorak.

8. CVC ( Cotton Viscose )

Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.


Sebagai tambahan, gue share juga jenis-jenis sablon yang biasa digunakan:

1. Rubber

Yang paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. Untuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama.

yang ini favorid agan-agan di FJB 

2. Pigmen

Ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam kain.

3. Plastisol

Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan sinar infra merah.

4. Glow in the dark

Cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol.

5.Reflektif

Cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M.

6. Discharge

Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan.

7. Flocking

Cat dengan bentuk jadi seperti beludru.

8. Foam atau cat timbul

Di dunia garment international biasa disebut dengan puff print. Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.

Lebih lengkapnya baca di sumbernya langsung : Sumber 1 dan Sumber 2

Semoga Bermanfaat 🙂

Quote Today

“Memaafkan memang takkan mengubah MASA LALU, tetapi pasti akan mempermudah MASA DEPAN”

Berita Teranyar:

Iklan

Berikan komentarnya !!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s